Ilmu, itJuly 9, 2007 10:15 am

Ketika membuat sebuah aplikasi database maka kita membutuhkan software database yang user friendly sehingga memudahkan user maupun programmer. Banyak sekali database yang sering di gunakan programmer baik yang rumit maupun yang sederhana, salah satunya adalah mySQL MySQL adalah sebuah server database open source. MySQL umumnya digunakan bersamaan dengan skrip PHP untuk membuat aplikasi yang dinamis dan powerful. Saat ini, PHP dan MySQL adalah duo sejoli terpopuler di dunia open source, bahkan di seluruh Internet.

Bagi pemula yang masih baru belajar membuat database sebaiknya memahami terlebih dahulu apa itu database. Sebuah database adalah sebuah struktur yang umumnya dikategorikan dalam 2 hal yaitu database flat dan database relasional. Database relasional lebih disukai karena lebih masuk akal dibandingkan database flat. Dan MySQL adalah sebuah database relasional.

Pada database yang memiliki struktur relasional. Ada tabel-tabel yang menyimpan data. Setiap tabel terdiri dari kolom dan baris. Sebuah kolom mendefinisikan jenis informasi apa yang akan disimpan. Diperlukan kolom khusus untuk setiap jenis informasi yang ingin kita simpan (misalnya umur, tinggi, berat, alamat)

Kalau kolom mendefinisikan jenis informasi apa yang akan disimpan, maka sebuah baris adalah data aktual yang disimpan. Setiap baris dari tabel adalah masukan dari tabel tersebut dan berisi nilai-nilai untuk setiap kolom tabel tersebut. (contoh masukannya adalah Bambang: umur 40 tahun, 65 kg dan 160cm).

Database akan menjadi sangat berguna ketika kita akan menyimpan informasi yang dikategorikan secara logis. Contoh, katakanlah kita ingin menyimpan informasi tentang semua karyawan pada sebuah perusahaan. Dengan database, kita bisa mengelompokkan berbagai hal dalam bisnis menjadi beberapa tabel. Contoh tabelnya bisa saja tabel penjualan, karyawan, piutang, kinerja, dan lainnya (http://prothelon.com/mambo/Tutorial/Tutorial-MySQL/Pengenalan.html).

Jangan samakan MySQL dengan SQL.MySQL dan SQL adalah dua hal yang berbeda. SQL merupakan kependekan dari Structured Query Language. Lebih mudahnya, MySQL adalah softwarenya, dan SQL adalah bahasa perintahnya.

Awalnya MySQL dijalankan pada sistem operasi Unix dan Linux. Tapi, bagi para penggemar Windows pun sekarang sudah tersedia MySQL versi Windowsnya. Mereka yang menggunakan Linux (RedHat, Mandrake, dsb), biasanya MySQL sudah terinstall secara default. Bila belum bisa diinstall maka dengan cukup mudah dapat menginstalnya menggunakan RPM (Redhat Package Manager, merupakan prosedur instalasi software yang menjadi standar de-facto untuk Linux, walaupun Anda tidak menggunakan Linux redhat).

Bagi mereka yang menggunakan OS Windows, saat ini sudah ada paket software yang merangkum MySQL, Apache webserver dan PHP yang sangat mudah untuk di-install. Software tersebut namanya PHPTriad (phptriad2-2-1.exe,ukuran file 13 MB (Imam Riadi :http://cs.uad.ac.id/riadi/2006/03/30/belajar-mysql/).

Bagi programer pemula yang memang masih awam dengan MySQL dan konsep database pada umumnya, tidak perlu minder atau khawatir. Di dunia IT yang bergerak serba cepat ini memang ada terlalu banyak hal yang harus dipelajari. Dan kebanyakan jadinya dipelajari sambil jalan, sambil dipraktikkan. Ada sebuah software yang mempermudah pengguna Mic Access jika ingin membuat MySQL, yaitu access2mySQL. Aplikasi ini sangat memudahkan kita untuk membuat database, karena cukup membuat database di Microsoft Access lalu dapat di convert ke mySQL maka jadilah sebuah database.

Sebetulnya untuk memakai MySQL dengan baik dan benar diperlukan skill-skill dasar lain seperti membackup, merestore, mengeset parameter-parameter server, memonitor server, dan sebagainya. Tapi itu semua lebih merupakan tugas seorang administrator (DBA).

Ilmu, it 7:32 am

Di zaman yang semakin berkembang ini, ternyata masih ada saja segelintir orang yang gaptek alias gagap teknologi. Masih ada orang yang menganggap komputer itu merupakan barang yang eksklusif sehingga tidak semua orang bisa menjangkaunya. Ketika ia dihadapkan dengan komputer maka ia akan takut menggunakannya. Takut rusak, takut tidak bisa memperbaiki dan takut-takut yang lainnya. sehingga ia akan lebih suka menjauhi komputer saja supaya aman.

Mengapa hal ini terjadi?Jawabnya sangat simpel. Karena kurangnya sosialisasi dunia informatika kepada masyarakat serta akses internet yang relatif mahal. Hal ini dikarenakan biaya infrastruktur telekomunikasi yang masih mahal. Untuk membangun infrastruktur telekomunikasi berbasis masyarakat, tanpa  campur tangan pemerintah, tidaklah mudah. Hal ini tentu saja akan menimbulkan dampak yang cukup fatal mengingat dunia informatika merupakan kebutuhan primer dunia saat ini. Padahal, dunia informasi dan teknologi berkembang sangat cepat dan merambah ke semua aspek kehidupan. Dunia Pendidikan yang berperan mencetak generasi muda yang handal serta mampu untuk menguasai teknologi dengan baik, mau tidak mau terkena imbas yang sama yaitu tersentuh dengan teknologi. Pendidikan yang sampai saat ini masih identik dengan sekolah dan lembaga formal harus dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dengan cara menyediakan sarana dan prasarana demi tercapainya suasana belajar dan mengajar yang kondusif.

Namun, kenyataan di lapangan tidak menunjukkan kemajuan yang berarti. Saat ini masih banyak sekolah-sekolah (terutama yang berada di daerah pedesaan) belum tersentuh teknologi, terutama komputer sehingga sekolah di pedesaan jauh tertinggal dari sekolah di perkotaan. Belum lagi sistem administrasi sekolah yang masih dikerjakan secara manual.
Bagaimana solusi dari permasalahan ini?. Tentu saja membuat masyarakat menjadi familier dengan benda ini. Salah satunya dengan teknologi internet. Karena internet adalah jendela dunia, masyarakat pasti akan tertarik untuk mempelajarinya. Masalahnya adalah saat ini internet masih mahal di negara ini. Bagaimana kita mengakalinya untuk mendapatkan manfaat tetapi dengan harga yang bisa dijangkau masyarakat?.

Banyak sekali program yang sudah dilakukan pemerintah guna mensosialisasikan dunia informatika sejak dini bagi siswa sekolah. Contohnya, siswa SMP dan SMU yang berada di Kota Pangkalpinang akan mendapatkan akses internet gratis dalam menunjang operasional program Pangkalpinang Education Cyber City. Dinas Pendidikan di kota tersebut, menyatakan bahwa pemerintah pusat memberikan bantuan melalui dana APBN Rp 1 miliar untuk penggunaan pulsa milik Telkom dengan skala besar dengan kapasitas 1 mega pulsa hingga siswa bisa mengakses gratis. Penggunaan Pangkalpinang Education Cyber City (jaringan Pendidikan Nasional berbasiskan web) yang diterapkan di Kota Pangkalpinang diharapkan dapat mendukung dan menunjang peningkatan mutu pendidikan (sumber: http://e-pendidikan.net/). Ini hanyalah salah satu contoh program pemerintah untuk mensosialisasikan dunia informatika di sekolah umum. Akan tetapi, anggaran tersebut sangatlah besar apalagi dikalikan dengan seluruh kota yang ada di Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan dunia pesantren atau pondok yang pada umumnya juga masih tertinggal dalam teknologi?. Kebanyakan pondok pesantren salafiah sifatnya masih konservatif, artinya segala sesuatu harus melalui Pak Kyai. Bahkan pada pondok modern sekali pun. Bayangkan kalau Internet masuk ke pondok untuk memberdayakan santri, tentunya ada pola belajar mengajar serta mendidik yang selama ini di jalankan dapat berubah.
 
Sudah saatnya pemerintah memberikan perhatian khusus pada pendidikan pondok pesantren tanpa mencampuri pola pendidikan yang sudah di jalankan selama ini. Sekarang ini pemerintah hanya mengurusi sekolah negeri saja. Sekolah negeri,  swasta maupun pondok pesantren sudah saatnya disejajarkan dalam hal bantuan yang diberikan. Dengan adanya internet yang masuk pondok pesantren, diharapkan dapat bermanfaat untuk menyediakan materi pendidikan yang dapat diakses orang banyak dan dapat digunakan bersama untuk pengembangan ilmu pengetahuan serta berbagai macam wawasan baru bagi santri .

Manfaat lainnya, santri dapat berdakwah digital atau dapat membuat situs-situs Islam, yang tidak sekedar situs-situs institusi Islam, tetapi berisi aneka informasi dan fasilitas yang memang dibutuhkan oleh umat Islam. Maka lengkaplah Internet menjadi salah satu media rujukan dan media dakwah Islam Indonesia.

Berikut ini salah satu contoh uraian penghitungan penggunaan internet di pondok pesantren sehingga tidak mengganggu jadwal kegiatan santri di pondok.

Jam Bebas santri di pondok yang pernah saya alami:
08.30 - 09.00    30 mnt
11.30 - 12.00    30 mnt
13.00 - 14.00    1 jam
16.00 - 17.00    1 jam
18.30 - 19.00    30 mnt
20.00 - 22.00    2 jam
———————- +
total/hari    5,5  jam
total/mggu    38,5 jam

jumlah santri            2500 org
Jam bebas santri/mggu        38,5  jam
komputer disediakan        40    unit
      2500
    ——–    = 1,63jam
    40 x 38,5

kita bulatkan menjadi 2 jam hak akses santri tiap minggunya. Biarpun waktu santri untuk mengakses internet dibatasi, ini bukanlah halangan santri untuk belajar berinternet di pondoknya serta menjadikan santri untuk lebih dapat berkreasi dan memanfaatkan internet sebaik-baiknya.  

Untuk menjadikan akses internet yang murah di kalangan pondok, maka alangkah baiknya biaya tersebut di jadikan urunan bulanan bagi para santri. Bila pondok berlangganan speedy yang unlimited, para santri cukup urunan Rp 2000 saja tiap bulannya lalu dikalikan 3000 santri, maka urunan tersebut lebih dari cukup untuk menutup biaya operasional akses internet tiap bulannya. Dua jam hak akses tipa minggunya atau 8 jam perbulan dengan iuran Rp 2000, menjadikan akses internet murah untuk dunia pendidikan pondok.

Ilmu, itJune 27, 2007 2:52 pm

Awalnya, saya tidak tahu sama sekali tentang joomla sampai pada saat paman saya menyuruh saya untuk belajar Joomla. Saya dikirimkan file Joomla yang amat sangat asing bagi saya. Lalu saya mencari referensi mengenai Joomla di internet. Itulah awal saya mengenal Joomla. Ketika seminar PKL di kampus, saya mempresentasikan sebuah website. Lalu dosen penguji saya yang amat berkompeten di bidang web, menyarankan pada saya untuk membuat web menggunakan Joomla. Karena menurut beliau, aplikasi Joomla sangat aman dari gangguan para hacker.

Joomla merupakan salah satu aplikasi dari content management system (CMS) yang Open Source. CMS merupakan sebuah system yang digunakan untuk mengatur isi website dengan baik dan mudah. Seperti kita ketahui banyak sekali terdapat jenis-jenis CMS, diantaranya adalah Mambo, Drupal, Geeklog, Post-Nuke, dan masih banyak lagi jenisnya. Joomla merupakan turunan dari Mambo, jadi sedikit mirip dengan Mambo. Mambo menggunakan bahasa PHP (PHP Hypertext Processor).

Pembuatan web menggunakan CMS amat mudah diperbaharui dan dinamis. Kalau isi website kamu tadinya sedikit atau sangat sederhana, lalu pada suatu hari tiba-tiba menyadari bahwa website kamu semakin berkembang dan banyak pengunjungnya. Maka kamu perlu website yang mudah dihandle. CMS Joomla adalah salah satu jawabannya.

Kalau kamu mempunyai blog dan menggunakan seluruh fasilitas di dalam blog tersebut, maka kamu tahu, apa isi blog kamu. Nah, Joomla itu lebih lengkap daripada sekedar WebBlog. Akan tetapi kalau kamu bukan Blogger, dan mau membuat website, entah itu untuk dagang, untuk sekolah, untuk komunitas/organisasi atau untuk yang lainnya, maka Joomla adalah salah satu aplikasi web yang baik dan mudah dipelajari. Mungkin hal itu dikarenakan gratis dan gampang menginstalnya. Dan saat ini sudah didukung oleh banyak komunitas internasional. Baik menggunakan bahasa inggris maupun bahasa Indonesia.

Secara garis besar, Mambo atau pun Joomla terdiri dari 3 elemen dasar, yaitu server web (webserver), skrip PHP dan database MySQL. Webserver diasumsikan terhubung dengan Internet/Intranet yang berfungsi sebagai penyedia layanan situs. Skrip PHP terdiri dari kode program dalam bahasa php dan database merupakan tempat penyimpanan konten. Mambo/Joomla menggunakan Apache sebagai webserver dan MySQL untuk databasenya. Hampir seluruh modul maupun komponen untuk Mambo dapat pula digunakan pula pada Joomla. Jadi, entah Anda menggunakan Mambo ataupun Joomla, tidak menjadi masalah karena seluruh tool memiliki fungsi yang sama.

Meskipun program ini menggunakan bahasa php, bukan berarti harus paham seluruhnya tentang kode php. Bagi mereka tidak memahami atau baru mengenal kode HTML, Javascript, ASP, maupun php seperti halnya saya, tidak perlu takut untuk mempelajarinya karena meskipun tidak tahu tentang kode-kode tersebut, orang bisa membuat sebuah web secara cepat dengan beberapa fitur yang sangat kompleks Mambo dapat digunakan untuk membuat situs komersial, pribadi atau yang lainnya.

Aplikasi yang beragam dapat dibuat hanya dengan Mambo/Joomla karena memiliki beberapa kemampuan, diantaranya:
   1. Dapat melakukan update halaman utama, halaman berita, halaman artikel, maupun  halaman arsip secara cepat.
   2. Dapat melihat file PDF
   3. Dapat menambahkan menu baru pada main menu, other menu, maupun top menu dengan mudah
   4. Dapat mengatur weblink dengan cepat dan mudah.
   5. Dapat mengatur banner (iklan).
   6. Dapat mengatur FAQ (Frequently Asked Questions).
   7. Dapat mengatur Newsflashes
   8. Membuat arsip dan menampilkannya kembali
   9. Dapat mencetak artikel, mengirim artikel lewat email, dan membaca artikel dengan format PDF.
  10. Dapat mengatur pengguna (user) dengan tingkat akses level yang berbeda.
  11. Dapat menambah komponen, modul, dan template dari pihak ketiga (seperti: forum, calendar, reminder, agenda, guestbook (buku tamu), shopping cart, dan sebagainya).

Desain Mambo berbeda dengan aplikasi sejenis seperti Microsoft Frontpage maupun Macromedia Dreamweaver. Mambo sangat fleksibel, mudah digunakan, dan bentuknya sederhana, karena:
   1. Mudah melakukan setup/instalasi.
   2. Memiliki interface administrator yang sederhana untuk mengatur isi situs atau website.
   3. Mudah digunakan untuk mengedit seperti menambah, mengubah, dan menghapus content dan gambar.
   4. Fleksibel untuk mengatur tampilan front end.
   5. Fleksibel untuk menambah komponen dan modul yang baru dari pihak ketiga.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa kita tidak perlu lagi mengetahui konsep pembuatan web dengan HTML, maupun XML cukup memasukan content dan gambar yang ingin ditampilkan ke dalam situs. Bahkan webmaster tidak perlu memahami program FTP untuk melakukan upload data karena di dalam Mambo/Joomla sudah tersedia fasilitas untuk uploading.

Jadi, mari belajar mambo atau joomla. Saling memberi masukan untuk dapat membuat web yg baik.