Beberapa hari yang lalu, aku dan mama ngobrol sama ibu belakang rumah. Biasalah…namanya juga hidup bertetangga, boleh dung ngobrol-ngobrol. Kita lagi ngobrolin masakan, harga-harga yang makin mahal. Dari hal-hal yang penting, sampai yang nggak penting diomongin. Nggak lama, mbak menik [tatanggaku juga neh..] ikutan nimbrung.
Dengan semangat tapi penuh keprihatinan [gimana tuh???], dia cerita kalau baru aja mergokin 4 anak tetanggaku "memalak" anak seberang rel. Bukan cuma diambil uangnya oleh keempat anak tetanggaku itu, mereka berempat sempat mukulin anak yang dipalak itu. Masyaallah….ko bisa yah anak-anak itu berbuat sampai seperti itu??. Akhirnya kita semua sepakat, bahwa sinetron-sinetron sekarang yang banyak adegan kekerasannyalah penyebabnya.
Datanglah mbak ninik, tetangga depan rumahku yang punya anak TK. Ikutan nimbrung karena tadi sempat melihat mbak menik marahin keempat anak itu dan mengancam diadukan ke orang tua masing-masing [setuju…setuju…]. Lalu mbak ninik cerita, katanya jangankan anak SD, anak TK yang sekolah bareng anaknya aja sudah pada pinter malak. Ckckckck….gileee…..
Benar-benar memprihatinkan yah, anak seusia TK aja sudah punya mental preman. Gimana nanti kalau sudah besar?? Tapi semoga mereka semakin menjadi anak baik deh. Kan masa depan ada ditangan mereka juga. Untuk pemerintah kita nih, gimana kalau tayangan-tayangan yang nggak berguna dibumihanguskan aja??. Biar anak-anak kecil yang belom tau apa-apa, nggak meniru hal yang salah apa lagi sampai mempraktekkannya. Ada yang setuju pendapat aku??
