Hady Mirza..ha…ha…    
Ini adalah teriakan kakakku hanya beberapa detik sebelum Ata sang presenter imut mengumumkan pemenang asian idol. Lagi asik-asiknya nonton ketegangan para peserta idol menunggu pengumuman, kakak yang sedang tiduran sama aku, langsung bangun dan teriak ‘Hady Mirza…’. Belum selesai rasa kagetku, semakin di perparah oleh teriakan Ata. ‘And the first Asian Idol goes to, Hady Mirza, Singapore’. What..???Kaget, melongo nggak percaya. Mungkin tampangku saat itu mirip Hady yang juga nggak percaya kalau sudah menjadi ‘the first asian idol’ [meksoo…]. Papa yang kebetulan masih ikut nonton, langsung bangun dan menuju kamar sambil bergumam ‘nggak masuk akal’. Sedangkan komentar mama lain lagi, ‘zzZZZZzzzz…..’ [eh..udah tidur…].
 
Kok bisa yah Hady yang menang??? Padahal kualitas suara peserta lain ada yang jauh di atas Hady. Makanya, tidak heran banyak orang bahkan juri memprediksikan Mike, Jaclyn atau Mau yang akan keluar sebagai pemenang [tapi..kualitas suara Hady jauuuuhhh di atas aku kok hehehe…]. Pasti banyak orang yang sama-sama nggak percaya kenapa Hady yang keluar sebagai jawara. Mengingat, penduduk singapura yang jauh lebih sedikit ketimbang negara-negara asal idol lainnya. Setelah pengumuman, Hady menyanyikan kembali lagu ‘Berserah’ yang dia bawakan malam sebelumnya. ‘Dia berserah banget sih, makanya menang’ candaku ke kakak. Tapi menurut aku, saat menyanyikan lagu ‘berserah’, dia sangat menghayati jadi kelihatan bagus. Begitu acara selesai, aku langsung menuju kamar sambil menduga besok pasti rame.
 
Paginya, ternyata dugaanku nggak meleset. Koran, infotainment dan blog banyak yang memberitakan kemenangan kontroverisal ini. Di salah satu blog yang aku baca, beropini tentang sistem pemilihannya. Karena diharuskan memilih dua negara berbeda, negara pertama yang di pilih pasti negara mereka sendiri, dan yang kedua adalah negara lainnya. Pasti para pendukung nggak mau penyanyi andalan dari negara masing-masing kalah dengan pesaing terkuatnya, jadi para pengirim sms memilih penyanyi yang nggak diunggulkan. Misalnya aja pendukung Indonesia pasti nggak akan memilih Philipina atau Malaysia yang menjadi pesaing terberat dari Mike Mohede [eh..yang paling berat kan mike yah..he..], pemilih dari negara lain juga melakukan hal yang sama.
 
Selain itu, banyak juga yang komentar miring tentang kemenangan Hady. Ada yang bilang kalau cowok yang bernama asli Muhammad Mirzahady Amir ini memenangkan kontes karena menang tampang aja, sehingga memikat hati banyak wanita. Bahkan, mengait-ngaitkan kemenangan ini dengan Indosat dan Telkomsel. Yah, siapa sih yang nggak tau kalau Indsoat dan Telkomsel sekarang sudah menjadi milik SingTel yang notabene adalah perusahaan singapura. Banyak juga yang menduga, pasti ada apa-apanya nih. Wah, kalau hal ini benar, siapa tuh yang pantas di persalahkan??? [aduh Bu…makanya jangan asal main jual…rugi deh…].
 
Mungkin juga karena Singapura adalah sebuah negara yang sangat maju dalam segala hal termasuk dalam bidang ekonomi. Pendapatan penduduknya menjadi salah satu yang teratas di kawasan Asia. Nggak heran meski penduduk mereka sedikit tapi pulsa SMS mereka yang paling banyak. Sempat juga bertanya dalam hati, sama nggak yah tarif sms mereka dengan kita yang Rp 2000 per sms. Bukan apa-apa nih, tarif sms kita yang cuma 300 perak aja sudah termasuk yang paling mahal dari negara lain, apalagi kalau sekali sms 2000 perak. Itu kan berkali-kali-kali-kali lipat [banyak kali ni…]. 
 
Biar bagaimanapun, Asian Idol telah terpilih. Ini membuat aku tersadar untuk tidak memandang sesuatu sebelah mata. Ini terbukti dengan apa yang terjadi dengan Hady. Dia bukan seorang yang di unggulkan bahkan di jadikan pilihan kedua tapi bisa menang dengan suara yang sangat meyakinkan. Semua orang yang memandang sebelah mata padanya, sontak membuka mata lebar-lebar. Selamat dan sukses deh buat Hady Mirza, dan buat Mike, kamu sudah memberikan Indonesia yang terbaik [tapi jangan nyanyi ‘I believe I can fly’ n ‘Mengejar matahari’ mulu yah, bosen dengernya..]. Selamat juga buat Indonesia yang sudah bisamenyelenggarakan acara ini dengan sukses.