cerita2...December 13, 2007 8:03 am
Namanya juga musim hujan, jadi hujan turun nggak lihat waktu. Mau pagi, siang, sore atau malam. Biarpun aku suka sekali dengan yang namanya hujan-hujanan atau kadang suka pura-pura kehujanan, [jujur aja, aku paling males bawa payung], ketika keluar rumah dan kebetulan aku baru ganti baju trus kehujanan, yah sebel juga [tapi banyakan senengnya…
]. Makanya pepatah ’sedia payung sebelum hujan’ tuh bener banget. Tapi kalau perginya naik motor yah…sedia mantel dung, kan lucu kalau naik motor pakai payung [ada yang mau coba??..].
]. Makanya pepatah ’sedia payung sebelum hujan’ tuh bener banget. Tapi kalau perginya naik motor yah…sedia mantel dung, kan lucu kalau naik motor pakai payung [ada yang mau coba??..].Kira-kira dua hari yang lalu, whidha yang setiap hari memang datang ke rumah, akan pulang. Waktu itu, langit mendung. Dia tetap nekat mau pulang, padahal aku sudah melarang. Lalu, aku suruh saja bawa payungku. Tapi dia menolak, katanya nggak enak pinjem terus. Baru beberapa meter meninggalkan rumah, hujan mulai turun. Aku langsung keluar dan melihat whidha yang terus jalan. Aku coba panggil dia. Bukannya balik ke rumah, dia malah lari. Wah..berarti dia nggak denger panggilanku. Terlintas ide dalam otakku, untuk ke musholah samping rumah, pinjam mic trus manggil dia. Tapi, kayanya ide itu terlalu gila [yaiyalah….].
Akhirnya, aku masuk ke kamar. Nggak tenang juga mikir sahabatku yang satu ini. ‘bertrduh dmn nek??lagian d srh bw payung ja susah bgt…’ sms ku ke dia. Nggak lama, ada sms masuk ke hp ku. ‘kekekek…d dpn mushola ke 2 biz rmh lo,,lo mu bwain gw payung?duuh..makasiy bgt lo yaa :p’, ternyata dia balas smsku. Ada yang aneh juga sih dengan balasannya. Lah, siapa juga yang nawarin bantuan untuk bawain dia payung???
. Tapi, kayaknya dia sangat membutuhkan bantuanku, jadi aku ambil payung dan nyusul dia.
. Tapi, kayaknya dia sangat membutuhkan bantuanku, jadi aku ambil payung dan nyusul dia. Dari jauh, aku lihat dia cengar-cengir. Lalu mendekati aku. Waktu itu, hujan memang sudah tidak terlalu deras. Setelah mengambil payung yang aku bawa, dia pulang begitu juga aku. nggak lama, hujan turun lagi dan lebih deras. Untung, dia tadi sudah bawa payung. Lain kali jangan sungkan yah minjem payungku. Gratis ko…hehehe…

aha….jadi inget dulu, pas gw ke rumah lu ada urusan ma bokap lu, pas mo pulang kebetulan dah sore ,gw dipaksa (ma bokap) bawa payung lu pdhl waktu itu cuman hujan rintik2…eh ga taunya sampe deket jalan raya disuruh balik lagi dan kebetulan hujan mulai agak deres, so akhirnya payungnya gw kluarin juga dari dlm tas hehehe….eh jadi inget masakan lu juga gorgs….:)
Comment by topha — December 29, 2007 @ 2:26 pm