Yup, akhirnya sekelas jadi juga buka bersama. Seharusnya minggu lalu, tapi ayah dari salah seorang teman sekelas meninggal, jadi tidak mungkin langsung diadakan. Lagi pula, teman-teman harus melayat ke sana dan aku harus ke ngawi. Hari rabu, aku sudah terima uang dari urunan teman-teman. Aku juga bilang ke mereka supaya datang kamis pagi untuk membersihkan tempat buka bersama yaitu kantor di samping rumah. Kantor memang harus di bersihkan, karena debunya sudah kelewat tebal sedangkan dua penghuni kantor yang cantik pada sibuk [hehe..alasan aja nih..].
Kamis pagi sekitar jam 6, aku sama mama sudah berangkat ke pasar. Sebelum ke pasar, aku mengingatkan teman-teman lagi untuk datang jam 7. Pulang dari pasar, hanya whidha yang sudah menunjukkan batang hidungnya
. Jadi, mama, aku, kakakku dan whidha yang mengolah masakan. Tak lama, datanglah nova dan ibunya. Niat ibunya sih, mau membantu, tapi nova malah membuat kericuhan. Maksudnya, semuanya jadi ninggalin masak dan memilih gendong si nova yang gemesin.
Sekitar jam 9, barulah norma dan hanan datang. Norma langsung aku suruh bantu masak, sedangkan hanan, aku suruh nyapu. Ternyata hasil nyapunya bersih juga, mungkin takut punya istri yang brewokan hehe. Jam 10, datang lagi bala bantuan. Yudi dan tri. Tanpa buang-buang waktu, aku sediakan kain pel dan aku suruh yudi ngepel. Sedangkan tri, aku beri tugas membersihkan kamar mandi. Ternyata, cara yudi ngepel tidak biasa [menurutku sih..], air di tumpah ke lantai baru kain pel digunakan untuk mengeringkannya. Terpaksa, aku turun tangan.
Tak lama, kantor bersih dari segala macam debu. Hasilnya tidak mengecewakan. Salut banget sama mereka, ternyata mereka berbakat juga. Lalu mereka main sama nova. Tapi tidak lama, tri dan hanan berangkan ke stiki karna ada urusan. Yudi juga sudah akan pulang, tapi aku suruh menghaluskan kentang yang sudah di goreng ike [oiya…ike juga ada yah..]. Setelah halus semua, di bentuk menjadi perkedel dan lagi-lagi yudi yang menggorengnya [ternyata banyak juga kerjaan dia…]. Ketika tri dan hanan datang lagi, aku suruh juga menghaluskan cabe untuk sambal. Pokoknya, acara masak-memasak sama teman-teman sangat menyenangkan. Mungkin karena sambil bercanda, ngobrol dan main sama nova. Saking capek main sama teman-teman, nova sampai tidur di pangkuanku.
Sorenya, makanan sudah matang semua. Tinggal menyajikan. Tidak di sangka, datang tamu yang tak di undang [hehe…bahasanya nggak enak banget ni..], tapi membuat aku dan whidha seneng banget. Gimana tidak, lah yang datang adalah teman-teman pondok. Elya, titis, toipeh, hani, dan lely. Tapi, acara temu kangennya di tunda, karena aku dan whidha masih harus menyiapkan makanan berbuka untuk teman-teman kampus yang baru datang rombongan.
Akhirnya, waktu berbuka datang juga. Dengan membaca bismillah, kita semua menyantap kolak pisang dan kacang hijau. Tidak ada suara yang terdengar. Semua khusyuk dengan gelasnya masing-masing. Setelah selesai makan kolak, baru terdengar canda tawa dari teman-teman. Tidak lama sih, lalu kita semua bersiap sholat. Selesai sholat, makan malam dihidangkan. Soto, ayam, perkedel, tempe dan tak lupa sambal [sederhana sih, tapi enyaaakkk…]. Bukannya langsung makan, hidangan malah di liatin saja. Kayaknya mereka sungkan [aduh guys…hari gini sungkan???…]. Tanpa pikir panjang, aku maju ngambil piring, untungnya mereka langsung mengikuti [kalau tidak, malu dech gue…].
Selesai makan, acara cuci piring tidak bisa di hindari. Tapi titis dan elya sudah menempati pos mencuci [asiikk..
]. Maka, aku membungkuskan makanan untuk tema-teman yang ngekos. Setelah teman kampus pulang, tinggal lah teman-teman pondok. Baru kita bisa melepas kangen. Tapi tidak lama, mereka pulang juga. Semoga tahun depan bisa bertemu ramadhon kembali dan tentunya membuat acara buka bersama lagi yang lebih seru dan menyenangkan.
