cerita2...August 14, 2007 1:50 pm

Acara pernikahan identik dengan lagu dangdut. Kira-kira kenapa yah???. Padahal masih banyak lagu lain yang bisa di putar saat acara pernikahan. Seperti saat ini. Tetangga aku menikah, jadi, mau tidak mau selama dua hari ini aku harus mendengar lagu dangdut yang di putar keras-keras. Tapi, ya mau gimana lagi. Toleransi sama tetangga. Menikah kan tidak setiap hari.

Aku bukannya tidak suka dengan lagu dangdut. Waktu kecil, aku juga suka mendengarnya. Tapi menurut aku, lagu dangdut sekarang jauh berbeda dari dangdut zaman aku kecil. Aku tidak bisa lagi menikmatinya. Mungkin karena dangdut sekarang sangat ngebeat atau sudah seperti lagu disko. Belum lagi jogednya yang gila-gilaan.

Sempat juga guyon sama sahabatku yang kebetulan ke rumah. Aku bilang sama dia, aku tidak akan datang ke pernikahan dia kalau saat acara pernikahannya memutar lagu dangdut. Dia bilang akan memutar lagu-lagunya bon jovi. Asik…hehehehe….Kalau kalian [yang kebetulan baca blog aku] mau memutar lagu apa saat menikah nanti???

cerita2... 1:18 pm

Sudah seminggu lebih setiap sore aku momong nova. Anak tetanggaku yg tanggal 19 besok tepat sembilan bulan. Nova anak yang cantik, sehat, tidak rewel dan doyan makan. Pokoknya menyenangkan walaupun manja. Dia mulai belajar berjalan dan ngomong. Ngoceh terus kerjaannya.

Momong nova bukan tanpa alasan. Ibunya nova setiap sore belajar ngaji di rumah. Sebenarnya, mama mau aku atau kakakku yang ngajarin dia ngaji. Tapi dia tidak mau karena malu sama aku, takut di ketawain karena mulai ngaji mulai iqro’. Yah, bukan salah dia juga sih. Karena menikah pada usia yang masih sangat muda jadi belum banyak belajar. Seharusnya sekarang dia kelas 3 SMU. Tapi tidak bisa melanjutkan sekolah, karena sudah punya anak.

Walhasil, akulah yang momong nova setiap sore supaya tidak mengganggu ibunya saat ngaji. Bukan cuma momong, tapi juga nyuapin nova. Setiap jam 5, dia harus makan. Repot juga nyuapin anak sekecil itu. Kadang nova tidak mau di gendong atau terlalu dipaksa. Nova juga suka menyemburkan makanannya kalau sudah kenyang atau pura-pura muntah. Awalnya jengkel juga sih kalau nova nyemburin makanannya. Muka dan baju jadi kotor kena makananya. Tapi lama-lama jadi gampang. Nova sudah terbiasa sama aku, begitu juga sebaliknya. Sehari tidak ketemu, aku jadi kangen sama nova. Sekarang aku bisa lebih sabar menghadapi anak kecil deh. 

bukuAugust 5, 2007 5:45 am

Dalam minggu ini ada tiga buku yang harus selesai aku baca. Ini dia bukunya:

1. Mantra Pejinak Ular. Ditulis oleh Kuntowijoyo. Beliau banyak menulis buku tentang sejarah, budaya, filsafat dan sastra. Jadi, beliau layak dikatakan sebagai seorang budayawan, sastrawan dan sejarawan. Selain Mantra Pejinak Ular, beliau juga menulis Isyarat, Khotbah di Atas Bukit, dan Impian Amerika. Beliau  juga sering menulis cerita pendek dan esai di surat kabar.

2. Menulis dengan Emosi. Carmel Bird, penulis buku ini adalah seorang yang sudah berpengalaman mengajarkan mata kuliah karang-mengarang. Ia sudah menerbitkan tiga novel, empat kumcer dan buku tentang inspirasi bagi penulis, serta menjadi editor dalam dua antologi. Buku ini mengupas seluk beluk kepenulisan. Yang unik dari buku ini adalah menyajikan berbagai nasehat praktis menulis maupun saran-saran yang dapat memberi semangat menulis dalam bentuk surat-menyurat fiktif antara penulis dan editor. Buku ini salah satu bacaan wajib di beberapa universitas di Australia.

3. Catatan Pinggir 1. Karya dari Goenawan Mohamad seorang intelektual yang punya wawasan yang begitu luas, mulai dari pemain sepakbola, politik, ekonomi, seni dan budaya, dunia perfilman dan musik, dan lain-lain. Pendiri dan mantan Pemimpin Redaksi Majalah Berita Tempo ini, pada masa mudanya lebih dikenal sebagai seorang penyair. Selama kurang lebih 30 tahun menekuni dunia pers, Beliau menghasilkan berbagai karya yang sudah diterbitkan, diantaranya kumpulan puisi dalam Parikesit (1969) dan Interlude (1971), yang diterjemahkan ke bahasa Belanda, Inggris, Jepang, dan Prancis. Sebagian eseinya terhimpun dalam Potret Seorang Penyair Muda Sebagai Si Malin Kundang (1972), Seks, Sastra, dan Kita (1980). Tetapi lebih dari itu, tulisannya yang paling terkenal dan populer adalah Catatan Pinggir, sebuah artikel pendek yang dimuat secara mingguan di halaman paling belakang dari Majalah Tempo. Konsep dari Catatan Pinggir adalah sekedar sebagai sebuah komentar, kritik, tapi juga semacam gumam.

Buku Catatan Pinggir aku dapat setelah lama mencari. Itupun tinggal satu-satunya. Tapi bagi yang ingin membaca Catatan Pinggir, sekarang sudah ada di http://caping.wordpress.com/. Semoga aku bisa menyelesaikan ketiga buku ini tepat waktu [kayak setoran aja…hehe..] tanpa meninggalkan kerjaan aku yang lain. 

my fave.. 4:03 am

Letto mengeluarkan album baru lagi. Kemarin penasaran bgt sama lagunya, jadi nyari di multiply dan ketemu. Langsung download. Lumayan lama juga karena sambil download lagu2 yg lain. Setelah dengerin, ternyata lagunya bagus loh. Judulnya "sebelum cahaya". Ini aku kasih lyric lagunya.

SEBELUM CAHAYA - LETTO
ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta