Cuaca saat ini tidak menentu, panas, dingin, hujan dan debu. Kalau kita tidak bisa jaga kondisi tubuh, otomatis flu bisa langsung menyerang. Atau karena siang yang terlalu panas langsung minum es untuk meredakan panas. Padahal, bila kondisi tubuh sedang tidak fit, bisa langsung terkena radang tenggorokan seperti yang aku alami saat ini [curhat niy…emoticon].

Sebenarnya aku seorang yang tidak kuat minum es. Tetapi hari selasa lalu, aku kerumah temanku lalu disuguhi es teh yang menggugah selera sekali apalagi cuaca amat panas. Malamnya, tenggorokan terasa sakit sekali.

Aku punya salah satu ramuan tradisional untuk meredakan penyakit membandel ini. Ada yang tau daun pecut kuda??. Pecut kuda tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang, sawah, dan tempat-tempat terlantar lainnya. Diberi nama pecut kuda, karena mempunyai bunga yang mirip dengan pecutnya kuda. Untuk lebih jelasnya mengenai daun ini, silahkan lihat http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=244.

Ambil beberapa lembar daun pecut kuda, cuci bersih. Rebus dengan leri [air bekas mencuci beras yang berwarna putih]. Kalau merebus dengan 2 gelas leri, rebus sampai mendapatkan 1 gelasnya aja. Minum rebusan leri dan daun pecut kuda setelah dingin. Insya Allah radang tenggorokan bisa mereda. Ramuan ini diberikan oleh seorang pakar herbal yang bernama pak Ucup.

Oya satu lagi, jangan tanya aku bagaimana rasa ramuan ini. Walaupun aku sering terkena radang tenggorokan, aku masih belum mau minum ramuan ini. Tanyakan saja sama zahwa adikku yang sudah sering meminumnya. Paling-paling jawabannya cuma senyum-senyum saja. Selamat mencoba.