info2April 19, 2009 7:26 am
Leunca?? Apaan tuh?? Batinku saat diberi tugas menulis artikel kesehatan oleh Pak Rusdiono, redaktur pelaksana Majalah Gontor. Mungkin, karena beliau melihat tampangku yang terbingung-bingung, Pak Rus mengeluarkan leunca dari sakunya. Ternyata, leunca adalah sejenis terong yang ukurannya imut-imut. Lalu, aku mulai hunting semua yang berhubungan dengan leunca.
 
Leunca yang memunyai nama latin //Solanum nigrum L//  dan masih dalam suku Solanaceae (terong-terongan), merupakan sayuran yang biasa di konsumsi masyarakat. Masyarakat Sunda biasa mengonsumsi leunca untuk dijadikan lalapan atau ditumis dengan oncom. Sedangkan masyarakat Jawa menjadikan leunca sebagai bahan campuram untuk botok.

Leunca berasal dari Eropa dan Asia Barat yang kemudian menyebar secara luas melalui Malaysia . Leuca tumbuh liar di berbagai tempat pada dataran rendah sampai 3.000 meter dari permukaan laut. Tumbuhan ini memunyai tinggi sekitar 30-175 cm dan bercabang banyak. Buahnya, bulat, berdiameter 0,8-1 cm, terdapat dalam tandan. berwarna hijau. Jika sudah masak warnanya menjadi ungu kehitaman atau hitam, mengkilap, berisi banyak biji. Rasanya renyah namun sedikit pahit dan agak langu.

Di beberapa Negara termasuk Indonesia, leunca dipercaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Di Meksiko, buah dan daun tanaman ini telah digunakan sebagai obat pusing. Di Cina, digunakan untuk mengurangi radang ginjal dan juga sebagai antidiare. Di India, dipakai untuk menyembuhkan penyakit anjing gila. Nigeria, telah lama percaya bahwa terong ini dapat menyembuhkan reumatik tertentu, bahkan mengobati asam urat. Sedangkan di Korea yang merupakan negara ginseng, memanfaatkan daun yang telah dikeringkan, termasuk buahnya, untuk mengobati sakit pinggang, encok, pinggang terasa kaku, dan nyeri lainnya.

Selain itu, herba ini juga berkhasiat membersihkan panas dan racun, stimulan darah, antiradang, peluruh urine (diuretik), antibakteri, menghilangkan bengkak, peluruh dahak (mukolitik), menghilangkan gatal, pereda batuk dan sesak. Getahnya dapat digunakan sebagai obat kutilan pada kulit.

Mengonsumsi sedikit daun leunca dapat merangsang pengeluaran keringat dan menyebabkan urus-urus pada keesokan harinya. Sedangkan mengonsumsi daun leunca pada jumlah besar, dapat menyebabkan efek keracunan, walaupun tidak fatal. Maka, akan lebih aman jika buah atau daunnya direbus terlebih dulu sebelum dikomsumsi. Karena perebusan dapat merusak zat beracun pada leunca.

Antikanker

Dr Setiawan Dalimartha, ahli herbal yang juga sekretaris umum Himpunan Pengobatan Tradisional dan Akupuntur Indonesia (Hiptri) dalam buku //Atlas Tanaman Obat Indonesia Jilid 5//, mengatakan herba ini mengandung glykoalkaloids solanine, solasonine, solamargine, solanigrine, solanigridine, diosgenin, tigogenin, sedikit atropine, saponin, resin, zat samak, minyak lemak, kalsium, fosfor, besi, serta vitamin A dan C.

Solasodine memunyai efek menghilangkan sakit (analgetik), menurunkan panas, antiradang, dan antisyok. Sedangkan solamargine dan solasonine memunyai efek antibakteri,  dan solanine sebagai antimitosis.

Wahyu Sapto, ahli herbal yang berpraktik di Herbal Medical Center, Malang, menambahkan kandungan solomargine yang ada pada leunca bisa mengendalikan sel-sel liar kanker, dan dapat menyembuhkan kanker isufagus atau kanker dalam tenggorokan dan lambung. Adapun cara pengobatannya, leunca dimakan sebagai lalapan.

coretankuAugust 12, 2008 11:29 pm
    Banyak sekali acara yang diselenggarakan menyambut hari kemerdekaan indonesia pada 17 Agustus. Lomba yang diadakan antar warga, RT, RW maupun antar kampung. Dari lomba makan kerupuk, balap karung, peragaan busana daerah, gerak jalan, tarik tambang, sepak bola, bulu tangkis, tari balon, baca puisi sampai menyanyi. Dan yang tidak ketinggalan adalah panjat pinang yang sudah menjadi tradisi tahunan. Seakan tidak sah acara 17 Agustusan tanpa panjat pinang. Inovasi pun dilakukan untuk lomba yang satu ini. Lihat saja hadiah yang ditawarkan. Dari mulai tv, sepeda, radio, voucher belanja, sampai uang ratusan ribu. Bandingkan saja dengan uang pecahan seratus rupiah yang dulu sering ditawarkan [hehehe…hari gini??mana ada yang mau??]
 
    Itu semua adalah ritual tahunan yang tidak pernah dilewatkan oleh semua warga indonesia. Tua muda, ibu bapak, kakek nenek, kaya miskin. Ada yang menikmati hadiah karena memenangkan lomba, ada juga yang hanya menikmati tontonan yang sangat menghibur. Atau, kita bisa menyaksikan pengibaran bendera merah putih di istana negara dari rumah tanpa harus berpanas-panas. Yang terakhir adalah ritual yang sudah hampir 25 kali aku lakukan tanpa pernah bosan. Ikut bangga menyaksikan pasukan pengibar bendera yang sudah dengan susah payah berlatih untuk mengibarkan bendera merah putih berhasil menjalankan tugasnya.
 
    Nah, sekarang nisfu sya’ban. Apa sih nisfu sya’ban itu?? Nisfu artinya setengah atau seperdua, dan Sya’ban adalah bulan kedelapan dari tahun Hijrah. Nisfu Sya’ban secara harfiyah berarti hari atau malam pertengahan bulan Sya’ban atau tanggal 15 Sya’ban. Kata Sya’ban sendiri adalah istilah bahasa Arab yang berasal dari kata syi’ab yang artinya jalan di atas gunung. Kata orang-orang tua sih [sok muda banget neh..jadi nggak enak..], malam Nisfu Sya’ban dimuliakan oleh sebagian kaum muslimin karena pada malam itu diyakini dua malaikat pencatat amalan keseharian manusia; Raqib dan Atib, menyerahkan catatan amalan manusia Allah, dan pada malam itu pula catatan-catatan itu diganti dengan catatan yang baru. Jadi, Allah akan mulai mencatatkan takdir kita selama satu tahun kedepan. Apakah kita selama setahun kedepan akan bahagia, sedih, sehat atau sakit?? wallahu a’lam.
 
    Banyak ritual yang dilakukan orang pada nis’fu sya’ban. Salah satunya adalah puasa selama 3 hari pada tanggal 13, 14 dan 15 sya’ban. Dan pada malam nisfu sya’bannya, ada yang mengaji surat yasin sebanyak 3 kali selain sholat tahajjud tentunya. Untuk apa sih?? Supaya Allah mencatatkan takdir kita diawali dengan hal yang baik. Ada 3 hal yang bisa kita minta yaitu,
1. Ketetapan iman dan islam. Maksudnya supaya Iman kita tidak naik turun [kaya lift aja dey..]. Iman kita selalu naik dan kita tidak menyimpang dari ajaran islam.
2. Panjang umur sehat wal afiat supaya kita bisa terus beramal sholeh.
3. Rizki yang banyak, halal dan barokah.
     Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun ini bertepatan dengan nisfu sya’ban. Ritual lomba 17 Agustusan sudah dimulai bahkan jauh sebelum tanggal 17 Agustus. Sedangkan hari jum’at, yang biasa menjalankan ritual nisfu sya’ban baru akan memulainya. Nah, bagi yang tidak biasa menjalankan ritual yang satu ini, kenapa tidak mulai mencoba? Seandainya semua umat islam di Indonesia melakukannya, bukan tidak mungkin Allah akan menakdirkan perubahan yang berarti pada negara kita ini. Ya paling tidak, kalau tiap individu yang melakukan ritual nisfu sya’ban memiliki keimanan yang baik dan tidak menyimpang dari ajaran islam, tidak akan ada lagi orang yang korupsi. Negara tidak semakin miskin, pendidikan menjadi murah dan negara semakin maju. Mari, kita coba. Untuk perubahan diri sendiri dan untuk perubahan Indonesia.
coretankuAugust 6, 2008 4:42 am

Sudah dua hari ini, aku baca kumpulan cerpen Korea. Judulnya "Laut dan Kupu-kupu". Ini adalah buku sastra Korea pertama yg ku baca. Biasanya cuma membaca karya sastra penulis negeri sendiri seperti miliknya pramoedya. Kumpulan cerpen ini bertujuan untuk mengenalkan korea melalui karya sastra. Buku ini terdiri dari 12 cerpen yang mewakili perjalanan cerpen korea dari masa perang sampai abad ke 21.

Biasanya, untuk membaca buku kumpulan cerpen, aku cuma butuh sehari aja. Cuma, kali ini berbeda. Sudah 2 hari dan aku belum menyelesaikannya. Bahkan separuhnya pun belum. Aku agak sulit memahami isi ceritanya. Mungkin karna bahasanya nggak biasa [waduh…jd bingung juga, emang yg biasa gimana yah??hehehe…]. Tapi tetep aku baca terus ko. Walau membacanya harus berulang-ulang. Pokoknya harus paham neh….

coretankuMay 27, 2008 6:34 am

    Beberapa hari yang lalu, aku dan mama ngobrol sama ibu belakang rumah. Biasalah…namanya juga hidup bertetangga, boleh dung ngobrol-ngobrol. Kita lagi ngobrolin masakan, harga-harga yang makin mahal. Dari hal-hal yang penting, sampai yang nggak penting diomongin. Nggak lama, mbak menik [tatanggaku juga neh..] ikutan nimbrung.

     Dengan semangat tapi penuh keprihatinan [gimana tuh???], dia cerita kalau baru aja mergokin 4 anak tetanggaku "memalak" anak seberang rel. Bukan cuma diambil uangnya oleh keempat anak tetanggaku itu, mereka berempat sempat mukulin anak yang dipalak itu. Masyaallah….ko bisa yah anak-anak itu berbuat sampai seperti itu??. Akhirnya kita semua sepakat, bahwa sinetron-sinetron sekarang yang banyak adegan kekerasannyalah penyebabnya.

    Datanglah mbak ninik, tetangga depan rumahku yang punya anak TK. Ikutan nimbrung karena tadi sempat melihat mbak menik marahin keempat anak itu dan mengancam diadukan ke orang tua masing-masing [setuju…setuju…]. Lalu mbak ninik cerita, katanya jangankan anak SD, anak TK yang sekolah bareng anaknya aja sudah pada pinter malak. Ckckckck….gileee…..

    Benar-benar memprihatinkan yah, anak seusia TK aja sudah punya mental preman. Gimana nanti kalau sudah besar?? Tapi semoga mereka semakin menjadi anak baik deh. Kan masa depan ada ditangan mereka juga. Untuk pemerintah kita nih, gimana kalau tayangan-tayangan yang nggak berguna dibumihanguskan aja??. Biar anak-anak kecil yang belom tau apa-apa, nggak meniru hal yang salah apa lagi sampai mempraktekkannya. Ada yang setuju pendapat aku??

coretankuMay 13, 2008 5:52 am

    Sabtu lalu, aku menyerahkan laporan skripsi yang sudah di jilid ke bagian BAAK. Eh, karyawan BAAK yang ngurusin foto untuk ijasah nyuruh aku ganti pasfoto yang sudah aku kasihkan beberapa hari sebelumnya. Katanya sih terlalu banyak senyum, kan sayang kalau mau di buat foto ijasah. Padahal, menurut aku fotonya sudah bagus. Senyum kan karna aku seneng banget sudah lulus kuliah. Yah..mau gimana lagi, dari pada gak dapet ijasah.

       

    Nah, ini dia foto yang terlalu senyum dan foto yang akan aku serahkan lagi ke bagian BAAK kampus. Kalau mamaku sih juga lebih seneng sama foto yang terlalu senyum itu, katanya aku jadi kelihatan gemuk dan gak judes emoticon. Tapi harus diganti neh, yah nurut aja lah. 

coretankuApril 11, 2008 2:16 pm

Tadi siang aku ujian skripsi. Jam 13.30 masuk ruang ujian [molor 30 menit], jam 14.35 aku keluar ruang ujian. Lalu…..Lulus. Alhamdulillah…….. Wah…senengnya…..Menghaturkan banyak terimakasih kepada Orang tua dan keluarga [kak nana, lia, zahwa, mbah kakung, mbah putri, paman, bulek, de el el…] yang nggak hentinya mendoakan dan memotivasi agar cepat lulus. Ribuan terimakasih untuk Keluarga besar Pondok Modern Gontor [khususnya Ust Ma’ruf], Keluarga besar Pondok Al-amien Prenduan Madura [Kyai Idris, Nyai Zahroh, Nyai Anis, Ust Tidjani, Ust Dani].

Terimakasih juga untuk dosen pembimbing, Pak Henry dan Pak Yerry yang telah membimbing dengan ikhlas. Demikian juga untuk dosen penguji, Pak Rosyid [matur nuwun atas sarannya pak…] dan Pak Hari. Whidha [nenek] Yunis Dian [syukron yah…atas seeemuanya…], Hanan, Singgih, Mas Ikal, wawan, zanu [jangan nyerah ma TAmu yee..], suwun yah atas bantuannya. Temen-temen yang baru lulus zin, yoga, adyt, zul, rano, dimas, yusi, norma [eh…masih besok, tapi aku yakin kamu lulus say…], ternyata…kita BISA…

Untuk temen-temen yang sudah lulus duluan, yudi, taufik, mas agusB, tri, makasih juga doa dan semangatnya. Yang segera menyusul, solie, musmaini, ike, agusP, angga, bejo, tinus, hasyim dan indra, ayo…buruan, kalian juga BISA ko!!! Temen-temen chatting [aduh…bnyk nih, jd ga bisa di sebutin smua…], temen-temen pondok [iyang, fitri, ipeh de el el…], temen SD nun jauh di sana…makasih..makasih….Sekali lagi, terimakasih atas semua dukungan, doa dan motivasi dari semuanya. [buat yang nggak kesebut, maaf yah…]

coretankuMarch 6, 2008 6:24 am

   

Sebenarnya, foto-foto ini sudah lumayan lama. Kalau nggak salah, sehabis ujian semester. Jadi, waktu itu, aku, ike dan norma habis ujian. Waktu ujian, mati lampu jadi kita ngerjain ujian semampunya deh [mang biasanya gimana??hehehe…]. Nah, selesai ujian, aku ke kosan norma. Nggak taunya, norma sudah di tunggu musmaini dan mbak khodijah untuk pergi ke playground di samping matos. Nganterin ponakan mbak khodijah yang kebetulan lagi liburan.

Tadinya, aku mau langsung pulang aja, tapi yang lain protes. Ya sudah lah, dari pada nganggur juga di rumah, akhirnya aku ikut. Sebelumnya aku pulang dulu ngambil kamera sama ike. Yang lain naik angkot jadi langsung ketemu di sana. Di jalan, aku sama ike kehujanan. Jadi kita terlambat sampai sana. Untungnya playground belum tutup. 

Di playground, ternyata ada tembok yang di bentuk lucu-lucu. Macam "hole in the wall"nya rcti [yang suka nonton kuis pasti tau niy..]. Akhirnya, aku, ike, norma dan musmaini ambil posisi yang oke untuk foto-foto [lagian nggak ada permainan lain, nggak mungkin dung kita ikutan mandi di kolam anak-anak..hihihi..]. Selain itu, kita foto-foto di taman bermainnya. Lumayan seru juga… 

   

cerita2...March 4, 2008 8:13 am

Ternyata…sudah lama banget aku nggak nulis. Tau niy ngapain aja sampai nggak menyempatkan diri tuk nulis. Padahal bulan lalu kan liburan kuliah, tapi kok ya..sampai nggak ada satu pun tulisan yang muncul. Payah dan kebangetan banget deh…

Sebenarnya bukan karena kehabisan ide nulis, atau nggak punya cerita menarik yang bisa di ceritain. Justru banyak hal yang bisa aku ceritakan, dari mulai ujian semesterku, sampai lembur ngeprint raport di SMA singosari sampai jam 1 malam. Tapi yah…gitu dey, malesnya di turutin jadi tulisan nggak kelar-kelar.   

Tapi sekarang mau mulai nulis lagi ah, udah kangen banget sama nulis. Apalagi ini berhubungan dengan cita-citaku sendiri. Yah, walau mungkin nggak bisa sebanyak dulu lagi, namanya juga baru mulai lagi. Dari pada kosong blong nih blog. Yang penting SEMANGAT dulu lah… 

cerita2...January 6, 2008 8:04 am

Akhir desember kemarin, aku dapet ponakan baru nih. Anak ke dua dari sepupuku. Anak pertamanya laki-laki, dan sekarang dapet laki-laki lagi. Kalau ada anggota keluarga baru, aku paling suka nyumbang nama. Nama anak pertamanya, juga dari sumbanganku [hehehe…sumbangan coba..]. Waktu itu aku nyumbang nama "raihan" yang artinya wangi surga. So, nama panjangnya raihan brevial haq. Keren kan???

Makanya, waktu tau istri sepupuku itu sudah melahirkan, aku, kak nana dan whidha nggak buang-buang waktu untuk mencari nama. Cari di buku, sampai di kamus. Akhirnya ketemu lah nama yang kira-kira cocok. Fahri Yukitaro el Kanza. Fahri artinya kebanggaan, yukitaro artinya berani dan kanza artinya piala. Maksudnya sih, biar itu anak menjadi pemberani dan seperti piala yang bisa menjadi kebanggaan keluarga. Aku sms ke sepupuku. Katanya sih bagus, tapi dia juga masih nunggu sumbangan nama lain.

Beberapa hari lalu, aku baru bisa nengok anaknya sama papa, mama dan kak nana. Aduh, anaknya cakep banget. Imut dan nggak rewel. Waktu ke sana, bayinya lagi tidur. Pules banget. Pengennya aku gangguin gitu deh, biar bangun. Tapi nggak tega. Oya, bayinya di kasih nama Bianveneida Madiva Kanza. Sayangnya, aku kemarin lupa menanyakan arti namanya. Tapi pasti artinya bangus, kan nama adalah do’a. Selamat datang bian…

coretankuJanuary 2, 2008 7:24 am

Tepat tanggal 1 kemarin, aku dapat beberapa sms dari teman-teman. Yah, mereka mengucapkan selamat tahun baru. Atau sekedar memberi tau kegiatan malam tahun baru mereka. Ada yang ngumpul sama teman-teman, nonton tv [kaya aku..emoticon], dan tidur. Bahkan ada yang sms menanyakan keberadaan sahabatku [nggak nyambung deh…].

Wishing you: 12 months of happines, 48 weeks of joys, 365 days of laughs, 8760 hours of success, 525600 minutes of hopes and 31536000 seconds of lucks. Happy new year…. [sms dari titis..] 

Ok deh, untuk semua, aku ucapkan juga ‘met tahun baru’. Semoga kedepan, kita bisa menjadi seseorang yang lebih baik. Lebih bijaksana menyikapi hidup. Dapat meraih cita-cita. Sukses dan selalu sehat. Makin mendekatkan diri sama sang Kholik dan selalu dalam lindungannya. Amien..ya rabb…Ayo semangat….

    Next posts »»